CERITA DI BALIK NODA, BUKAN SEKEDAR CERITA

13.40.00 Unknown 0 Comments


Awalnya setelah buku “Cerita di Balik Noda” ini berada ditangan saya, niat saya untuk membacanya nanti-nanti. Atau menjadi teman perjalanan road trip saja.

Namun Judul buku ini menggoda dan mengusik rasa penasaran saya, untuk mencoba membuka dan memulai membaca salah satu dari judul yang menjadi cerita pertama dalam buku ini yakni “Bos Galak”. Lalu Apa yang terjadi…? 


Benar…!. Saya tidak bisa berhenti membaca dari judul pertama tersebut hingga judul cerita terakhir yakni “Teman Sejati”. 

Kini saya bisa menceritakan kesan saya terhadap buku “Cerita di Balik Noda” karya Fira Basuki yang berisi 42 kisah  inspirasi baik dari pengalamannnya pribadi maupun dari para Ibu Indonesia ini.

Sesuai keterangan di sampul belakang, buku ini mengisahkan aneka dialog dari kisah segar seputar ibu dan anak yang berlatar Cerita di Balik Noda. Namun bagi saya yang juga merupakan Ibu dari seorang anak, buku ini bukanlah sekedar cerita namun bagi saya inilah adalah penggambaran karakter Anak Indonesia dan Cermin keberadaan tipikal keluarga Indonesia. Dimana Cinta selalu ada dihati mereka, Dimana juga cinta selalu menjadi jawaban dari setiap permasalahan hidup mereka.

Beragam pemicu masalah dan dari berbagai latar belakang keluarga, mengilhami cerita-cerita menarik di dalam buku ini. Konflik sehari-hari yang terjadi baik di rumah, sekolah, kantor maupun lingkungan disekitar kita dan dengan tokoh cerita yang terlibat  yang juga tak jauh-jauh dari kehidupan kita membuat cerita dalam buku ini terasa amat dekat dan membuat kita seperti mengalami langsung terlibat di dalamnya.

Buku ini bisa membuat emosi keibuan saya naik turun beberapa kali karena saya harus merasakan kesedihan dari beberapa kisah karena menceritakan kehilangan orang-orang yang mereka cintai, bahkan cerita-cerita sedih ini disajikan diawal-awal buku seperti “Bos Galak”, “Hidup Baru Danu”, “Untuk Papa” dan “Sarung Ayah”

Dan sebaliknya di cerita-cerita  lain membuat saya tersenyum saat adu tanya-jawab antara ibu dan anak berlangsung. Polos dan selalu ingin tahu membuat ibu berulangkali berfikir keras untuk menjawab semua keingintahuan anak-anak mereka.

Namun ada satu kisah yang saya suka sekali untuk membacanya lebih dari satu kali, karena kisah ini sangat relevan saat ini, dimana kasus membuly sangat marak di pertemanan sekolah.  

“Tulisan di Kain Sprei” karya Nancy Bintang Kecil,  Cerita tentang Chatya selalu diledek oleh teman-temannya karena bertubuh gendut akhirnya dia melakukan protes dengan menuliskan di kain sprei :

“WALAUPUN AKU GEMUK, AKU TAK PERNAH MENYAKITI ORANG. WALAUPUN GANTENG DAN CANTIK, KALIAN PENUH NODA DI HATI”

Bagi saya protes Chatya ini bukan hanya sekedar betapa berbedanya zaman kita kanak-kanak dahulu dengan anak-anak generasi zaman sekarang, yang kritis dan berani mengungkapkan pendapat menghadapi masalah disekitarnya, tapi juga pembelajaran bagi kita sebagai orang tua jika menghadapi masalah ini yang mungkin saja terjadi pada anak atau orang terdekat kita.

Adapula kisah-kisah inspirasi dimana saling berbagi, saling tolong menolong yang contohnya bukan kita dapatkan dari orang-orang dewasa tapi dari anak-anak yang niatnya tulus tanpa pamrih bahkan tidak untuk sekedar mendapatkan pujian sekalipun, seperti dikisahkan pada cerita berjudul, Untuk Bu Guru, Agi Tidak Pelit, dan Demi Sekantong Beras.

Untuk orangtua Indonesia yang sehari-hari berinteraksi dengan anak-anak kita tercinta,  buku Fira Basuki,  Cerita Di Balik Noda ini sangat terasa akrab, sederhana, spontan, memancing kreativitas dan menumbuhkan inspirasi untuk kita bagaimana orangtua harus siap menghadapinya anak-anak kita dengan cara yang tidak boleh kalah kreatif dengan mereka.

Dan menurut saya mengapa buku ini menarik dan layak dibaca ? Jawabannya adalah karena kita tidak perlu berfikir membayangkan yang terlalu rumit untuk memahami semua cerita di dalam buku ini. 

Karena apa yang diceritakan ada disekitar kita sehari-hari dengan bahasa sederhana namun tidak miskin kata-kata. Dikemas oleh Fira Basuki dengan tulisan yang ngepop, segar, apa adanya sehingga ramuan ini bisa membius kita untuk membacanya hingga tanpa disadari kita telah berada di penghujung cerita

Begitu banyak pelajaran yang dapat kita peroleh dari Buku Cerita di Balik Noda yang berisi 42 kisah inspiratif antara orang tua dan anak yang bersumber dari pengalaman beberapa Ibu Indonesia ini. 

Sayang bila kehadiran buku ini dilewatkan begitu saja karena selain berguna bagi kita sebagai orang tua, Buku ini sangat cocok pula jika dibacakan atau diceritakan kembali oleh orangtua untuk anaknya sebagai pengisi waktu luang atau penghantar tidur mereka sebagai sumber inspirasi mereka untuk bersosialisasi dikemudian hari.

0 comments: