Body Rafting Citumang

13.34.00 Unknown 0 Comments

Mendengar kata Pangandaran yang terngiang di pikiran teman-teman pasti laut atau Bu Susi menteri kelautan kita hehehe, Kalau kita punya waktu cukup buat liburan ternyata banyak sekali yang bisa kita jelajahi di kota Pangandaran dan sekitarnya seperti : Pantai Pangandaran, Pantai Batu Karas, Pantai Batu Hiu, Green Canyon, Curug Bojong, Gua Sumur Mudal, dan beberapa pantai lainnya. 

Kalau dulu saya pernah cerita tentang petualangan di body rafting di Green Canyon Pangandaran, Kali ini saya mau berbagi cerita tentang kegembiraan kami bermain air alias Body Rafting di Sungai Citumang yang oleh beberapa wistawan mancanegara Eropa yang pernah datang dijuluki  Green Valley


Di awal tadi saya bilang kalau kita punya waktu cukup, kenapa? Karena memang perjalanan menuju Pangandaraan jauh dan ga nyampe-nyampe bagi kita yang tinggal di wilayah Jabodetabek. Belum lagi jalan ke tempat wisata yang disebutkan tadi ada beberapa jalannya yang memang masih belum terlalu mulus untuk dilalui kendaraan. Tapi lupakanlah perjuangan tersebut karena teman-teman tidak akan meyesal setelah tiba di lokasi karena udara yang bersih, alam hijau  yang disajikan dan tentunya kegembiraan bermain air disana.

Perjalanan kami Bertiga dimulai dari Kota Bekasi tercinta menuju Pangandaran melalui tol Cipularang - Padaleunyi - Malangbong - Tasik - Banjar dengan jarak tempuh sekitar 300an km atau sekitar 6 jam perjalanan.


Hari telah malam saat kami sampai di Pantai Pangandaran, kami langsung makan malam di pusat Sefood yang letaknya tidak jauh dari pelelangan ikan disana, Sistem makan disana ada dua pilihan, kita bisa beli ikan, udang, cumi/sotong  langsung ke pasar ikan tersebut dan meminta dimasak / dibakar sesuai pesanan di restoran, atau kita percayakan pada pemilik restoran untuk dipesankan langsung terima matang sesuai jenis seafood dan banyaknya.

Usai makan perut kenyang, letih perjalanan kami bergegas menuju Mini Dua Cottage tempat kami bermalam yang memang sudah kami pesan jauh-jauh hari. Namun yang mau go show jangan khawatir disana banyak sekali jenis penginapan dengan harga yang berbeda dan relatif terjangkau. 

Pagi dibumi Pangandaran begitu hangat sehingga membuat kami berani untuk mencari sarapan di tempat wisata pantai  yang pagi itu belum begitu ramai dari pengunjung. Bubur ayam sebagi pilihan kami sarapan. Usai bubur ayam tandas kami pun menuju Citumang sesuai dengan rencana hari itu ingin berpetualang Body Rafting. 

Citumang sendiri berada di Dusun Sukamanah, Desa Bojong, Kecamatan Parigi. Dan jarak akses menuju kesana kurang lebih 18 KM jarak tempuh atau 30 menit Waktu tempuh dari Pantai Pangandaran tempat kami menginap

Sesampai disana kamipun memarkirkan kendaraan dan mendaftarkan paket Body Rafting pada Operator CITUMANG BODY RAFTING, yang ada disitu.  Kami pun mendapatkan penjelasan Paket yang tersedia

  1. Paket Hemat  Rp. 95.000/orang
  2. Paket Standard Rp. 125.000/orang, tanpa makan siang atau
  3. Paket Lengkap Rp. 135.000/orang dengan makan siang. Itu saja yang membedakan,
Dari semua paket sebenarnya perjalanan Body Rafting semua sama yakni rute yang sama dengan jarak tempuh 1,5 km aliran sungai dengan waktu 1,5 jam. Perlengkapan yang disediakan seperti Jasa Guide profesional, Jaket Pelampung, Dry Bag (Kantong untuk Makanan dan Camera, yang biasanya dibawa oleh Guide). Dan semua paket sudah termasuk Tiket Masuk wisata dan asuransi


Dari loket basecamp operator Citumang  Body Rafting kita harus berjalan memasuki taman hutan yang rimbun dengan pepohonan terasa sejuk dan nyaman dan gak perlu khawatir karena taman hutan tersebut sudah difasilitasi dengan jalan konblok.



Sesampai di point start atau hulu sungai kita dapat melihat keindahan alam yang alami dan bebatuan kali yang indah, sertai sungai yang sangat jernih warna airnya dengan riam jeram seperti air terjun mini. 


Menurut info guide kami waktu yang terbaik untuk body rafting disini adalah musim kemarau, pada musim hujan biasanya langit selalu mendung, juga perjalanan ke lokasi yang basah dan licin dan juga air agak sedikit kecoklatan karena terbawanya tanah dari sumber air diatas gunung


Untuk memulai  petualangan setiap peserta wajib loncat di riak jeram seperti air terjun mini untuk selanjutnya mengikuti aliran sungai yang tidak begitu deras namun cukup untuk menghanyutkan kita, sehingga tanpa mengeluarkan tenaga kita mengambang mengikuti aliran sungai yang sejuk, bening dengan warna agak kebiruan


Sepanjang perjalanan kita disuguhkan dengan pepohonan yang rimbun dengan ranting-ranting yang menjorok ke sungai serta kicauan beberapa burung yang memang bersarang dipepohonan tersebut dan tentunya kalau beruntung kita bisa melihat ikan-ikan kali yang sedang berenang disekitar kita


Perjalanan menyusuri kali Citumang kita diajak berhenti dibeberapa spot yakni : berenang di mulut Goa dan penjelasan Guide kami Goa ini diberi nama Goa Taringgul disana kita bisa melihat bebatuan dan juga lompat dari salah satu batu besar yang ada dimulut goa tersebut, setelah goa perjalanan dilanjutkan menuju riam kecil kita bisa berfoto dan kalau sudah puas kita wajib melompat dari Riam tersebut yang tingginya kurang lebih satu meter menuju air





Tidak jauh dari riam kita berhenti di aliran sungai yang agak sedikit lebar dan dalam, Disini Guide menantang keberanian kami untuk menaiki bibir sungai dan terjun menggunakan tambang ala Tarzan, ini cukup menaikan adrenalin juga karena tingginya kurang lebih 4 meter dan kita harus bergelantungan hingga posisi ada di tengah sungai untuk melepas tambang dan melompat Auooooooo.... Byurrrr. 



Perjalanan dilanjutkan di aliran sungai Citumang yang lebar dan panjang, Nah disini kita bisa rileks posisi tidur mengapung mengikuti aliran sungai suasana yang hening dan hanya terdengar aliran sungai dan kicau burung membuat otak kita tenang dan bisa melupakan rutinitas harian kita





Mendekati finish point kita disuguhi sebuah bendungan besar dan megah pertanda aliran sungai Citumang sudah tidak bisa dilalui. Kami diarahkan menaiki anak tangga bendungan dan melakukan beberapa foto selfie dengan background bendungan yang megah tersebut



Main airnya selesai?  Belum dong. Setelah kita diatas bendungan kita diarahkan pada saluran irigasi pertanian yang membawa kita ke finish point, Dengan beriringan sperti bebek di air kami menyusuri saluran irigasi tersebut menuju base camp tempat awal pendaftaran.




Usai sudah main airnya, kamipun berbilas dan mengganti pakain, setelah rapih dan wangi kami disajikan makan nasi liwet dan buah kelapa segar sebagai penutup kegembiraan hari itu

0 comments: